Detakborneo.com
Home » Legislatif » Dukung Ekonomi Lokal, DPRD Dorong Revitalisasi Pasar Tradisional

Dukung Ekonomi Lokal, DPRD Dorong Revitalisasi Pasar Tradisional

Anggota DPRD Kalteng Sengkon saat dibincangi wartawan di gedung dewan beberapa waktu lalu. Foto : Istimewa

PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Sengkon mengatakan, pentingnya revitalisasi pasar tradisional untuk meningkatkan fasilitas dan infrastruktur pasar, sehingga dapat mendukung perekonomian lokal di tengah pesatnya perkembangan e-commerce.

Menurutnya, pasar tradisional memiliki potensi besar dalam mendongkrak perekonomian daerah, namun selama ini banyak yang tertinggal dalam hal fasilitas dibandingkan dengan kemajuan teknologi dan perdagangan online.

“Saat ini pasar tradisional kalah bersaing dengan e-commerce yang semakin berkembang pesat. Masyarakat kini lebih memilih berbelanja secara online karena kenyamanan dan kemudahan yang ditawarkan. Oleh karena itu, revitalisasi pasar tradisional menjadi langkah penting untuk memastikan pasar ini tetap relevan di era digital,” kata Sengkon beberapa waktu lalu.

Politisi Perindo itu juga mengatakan, pasar tradisional harus diperbaiki dalam berbagai aspek, mulai dari kebersihan, kenyamanan, hingga sistem manajemen yang lebih modern.

Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan infrastruktur pasar agar dapat memberikan pengalaman berbelanja yang lebih baik.

“Revitalisasi pasar tradisional akan memberikan kenyamanan lebih bagi pembeli dan pedagang. Kami ingin pasar tradisional tidak hanya dapat bersaing, tetapi juga berkembang,” tegasnya.

Sengkon juga menyarankan agar pemerintah daerah berfokus pada penyediaan fasilitas parkir yang memadai, akses yang lebih mudah, serta penataan ulang pedagang.

Menurutnya, perbaikan kebersihan dan penataan tempat jualan akan membuat pasar lebih menarik bagi pengunjung dan meningkatkan jumlah pengunjung.

“Pasar yang bersih dan nyaman akan menarik lebih banyak pembeli. Ini akan mendorong perekonomian lokal karena banyak pedagang yang menggantungkan hidup mereka di pasar tradisional,” jelasnya.

Dikatakan, revitalisasi pasar tradisional tidak hanya akan berdampak positif bagi pedagang dan konsumen, tetapi juga memberikan keuntungan bagi perekonomian daerah. Pasar tradisional, yang mayoritas dikelola oleh pedagang kecil, bisa menjadi sarana penting untuk meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.

“Dengan adanya pasar yang lebih nyaman dan modern, pendapatan pedagang pun dapat meningkat. Ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah kita,” urainya.

Seiring dengan berkembangnya digitalisasi, Sengkon juga mengusulkan agar pasar tradisional dapat memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan daya saingnya. Salah satunya dengan mengadopsi sistem transaksi non-tunai dan memperkenalkan layanan belanja online untuk pasar-pasar tertentu.

“Kami juga mendorong agar pasar tradisional dapat memanfaatkan teknologi. Misalnya, dengan menggunakan sistem pembayaran non-tunai, atau bahkan memiliki platform untuk penjualan secara online. Ini akan mempermudah konsumen dan memperluas jangkauan pasar,” pungkasnya. (red/gh)

 

Berita terkait

Masyarakat Harus Waspada Terhadap Tawaran Kerja di Luar Negeri

Redaksi Detakborneo

Pemerintah Diminta Antisipasi Kenaikan Harga Jelang Ramadan

Redaksi Detakborneo

Pajak Kendaraan Bagian Penting untuk Pendapatan Daerah

Redaksi Detakborneo