PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Ampera AY Mebas meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng untuk terus melanjutkan penyaluran bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak musim kemarau di Kabupaten Barito Timur (Bartim).
Hal itu ia harapkan, pasalnya sampai saat ini di tengah musim kemarau, masyarakat di wilayah itu sangat kesulitan dalam memperoleh air bersih.
“Kami mengapresiasi respons cepat pemerintah bersama pihak swasta yang telah menjangkau 27 desa di sembilan kecamatan, serta meminta pemetaan wilayah rawan kekeringan terus diperketat agar bantuan tepat sasaran,” kata Ampera, Senin (21/9/2026).
Dikatakan, bantuan air bersih sangat diperlukan masyarakat, terutama di desa-desa yang mulai kesulitan memperoleh pasokan air akibat kemarau yang cukup panjang.
Disebutkan, distribusi air bersih yang menjangkau 27 desa di sembilan kecamatan di Kabupaten Bartim menjadi upaya penting untuk menjaga ketersediaan kebutuhan dasar masyarakat.
“Air bersih merupakan kebutuhan utama yang harus dipenuhi. Karena itu, bantuan seperti ini sangat membantu warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar Anggota Komisi II, membidangi ekonomi dan sumber daya alam itu.
Politisi PDI Perjuangan itu juga menyampaikan, penyaluran bantuan perlu terus dilakukan selama dampak kemarau masih dirasakan masyarakat, khususnya di daerah yang rawan mengalami kekeringan.
“Pemerintah juga perlu terus memantau dan memetakan wilayah yang berpotensi mengalami krisis air agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran,” harapnya.
Selain dukungan dari pemerintah daerah, sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah Bartim juga turut mengambil bagian dalam pendistribusian air bersih kepada masyarakat terdampak.
“Keterlibatan perusahaan menunjukkan adanya kepedulian bersama terhadap masyarakat. Ini merupakan bentuk kolaborasi yang patut diapresiasi,” pungkas mantan Bupati Bartim dua periode itu. (red/gh)

