Detakborneo.com
Home » Legislatif » DPRD Kalteng » Masyarakat Mura Keluhkan Krisis Air Bersih

Masyarakat Mura Keluhkan Krisis Air Bersih

Wakil Ketua II DPRD Kalteng M Ansyari

PALANGKA RAYA – Masyarakat Murung Raya (Mura), Kalimantan Tengah (Kalteng) mengeluhkan krisis air bersih. Keluhan itu disampaikan masyarakat di kabupaten itu kepada Wakil Ketua II DPRD Kalteng M Ansyari, saat reses ke kabupaten itu beberapa waktu lalu.

“Kalau terkait kendala di masyarakat saat ini, paling banyak hampir semua titik mengalami kesulitan air bersih. Kesulitan air bersih dan yang meminta bantuan terkait Masyarakat Peduli Api (MPA) itu pompa dan sumur bor. Ini yang sifatnya urgensi,” kata Ansyari, beberapa waktu lalu.

Wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) IV, meliputi Mura, Barito Utara (Barut), Barito Selatan (Barsel), dan Barito Timur (Bartim) itu mengatakan, agenda reses kali ini lebih banyak dilaksanakan di Mura serta sebagian wilayah Barito Utara.

Selain menyerap aspirasi masyarakat, pihaknya juga menyosialisasikan informasi terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Persoalan air bersih menjadi kebutuhan paling mendesak di tengah puncak musim kemarau yang sedang berlangsung. Warga di sejumlah desa berharap adanya bantuan sarana pendukung seperti sumur bor dan pompa air guna memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus mendukung upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla),” ungkapnya.

Atas aspirasi masyarakat itu kata dia, solusi cepat yang harus segera dilaksanakan adalah memberikan bantuan air bersih. Karena kalau proses permintaan sumur bor, harus menunggu mekanisme, mulai dari usulan, proses di dinas hingga pengerjaan yang membutuhkan waktu.

Dijelaskan, untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat, DPRD Kalteng berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng agar distribusi air bersih dapat segera dilakukan. Langkah tersebut dinilai menjadi solusi tercepat dibanding pembangunan infrastruktur air bersih yang memerlukan proses lebih panjang.

Ansyari juga mengungkapkan, Gubernur Kalteng sebelumnya telah menyalurkan bantuan air bersih melalui PDAM ke sejumlah wilayah terdampak kekeringan, termasuk di Kabupaten Mura dan Bartim.

“Yang bisa cepat kami lakukan adalah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi. Pak Gubernur kemarin di beberapa titik mengirimkan distribusi air bersih dari PDAM beberapa kabupaten,” pungkasnya. (red/gh)

 

Berita terkait

Arton Sesalkan Kericuhan saat Aksi Mahasiswa

Redaksi Detakborneo

Pengembangan Pertanian Harus Berdayakan Masyarakat Lokal

Redaksi Detakborneo

Tingkatkan PAD, DPRD Usulkan Pembentukan BUMD Tambang

Redaksi Detakborneo