Detakborneo.com
Home » Legislatif » DPRD Kalteng Minta Pasar Tradisional Dilestarikan

DPRD Kalteng Minta Pasar Tradisional Dilestarikan

Anggota Komisi II DPRD Kalteng Sutik saat mengikuti rapat Paripurna di gedung dewan beberapa waktu lalu. Foto : Istimewa

PALANGKA RAYA – DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong pemerintah, untuk melestarikan keberadaan pasar tradisional yang ada di seluruh daerah di Kalteng. Pasalnya, pasar tradisional merupakan pusat ekonomi lokal, yang berperan penting dalam menopang ekonomi masyarakat sehari-hari.

Menurut Anggota Komisi II DPRD Kalteng Sutik, pasar tradisional merupakan sumber penghidupan utama masyarakat, oleh sebab itu, keberadaanya harus tetap diperhatikan untuk mendukung roda perekonomian di masing-masing wilayah di Kalteng.

Dikatakan, pasar tradisional bukan hanya tempat transaksi jual beli, tetapi juga berfungsi sebagai pusat perekonomian lokal yang menopang kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Keberadaan pasar tradisional bukan sekadar tempat untuk berdagang, tetapi juga menjadi jantung ekonomi bagi banyak keluarga. Banyak pedagang yang bergantung pada keberadaan pasar ini untuk menghidupi keluarganya,” kata Sutik kepada wartawan, Kamis (26/2/2025).

Lebih lanjut Sutik mengatakan, ia mengaku prihatin terhadap perkembangan pasar modern seperti e-commerce yang semakin banyak bermunculan, hal itu kata dia bisa mengancam eksistensi pasar tradisional.

Oleh sebab itu, ia meminta agar pemerintah daerah lebih memperhatikan kondisi pasar tradisional agar tetap dapat bersaing dengan pasar modern.

“Kita tidak bisa menutup mata terhadap perkembangan pasar modern, namun kita juga harus memastikan pasar tradisional tidak terlupakan, karena mereka memiliki nilai budaya yang tinggi,” harapnya.

Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu juga menekankan, salah satu cara untuk melestarikan pasar tradisional, dengan memperbaiki infrastruktur pasar, baik dari segi kebersihan maupun kenyamanan.

“Kita mengharapkan agar pemerintah harus memastikan keberadaan pasar tradisional memiliki fasilitas yang memadai agar pengunjung dan pedagang merasa nyaman. Peningkatan fasilitas seperti tempat parkir, sanitasi yang baik, dan sistem keamanan yang lebih baik sangat diperlukan,” jelasnya.

Wakil rakyat dari daerah pemelihan (Dapil) II, meliputi Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan Seruyan itu juga mengajak masyarakat untuk lebih menghargai keberadaan pasar tradisional dan produk-produk lokal yang dijual disana.

Dengan adanya kesadaran dari masyarakat, pasar tradisional dapat terus berkembang dan menjadi pilihan utama bagi konsumen dalam berbelanja kebutuhan sehari-hari.

“Dukungan kita bersama dengan membeli produk lokal, karena itu akan mendongkrak perekonomian daerah,” ujarnya.

Mantan Anggota DPRD Kotim itu juga mengharapkan, pemerintah daerah terus berinovasi dalam menjaga keberlanjutan pasar tradisional di Bumi Tambun Bungai. (red/gh)

Berita terkait

DPRD Kalteng Dorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur

Redaksi Detakborneo

Komisi I Dukung Penguatan Modal dan Ekspansi Bisnis Bank Kalteng

Redaksi Detakborneo

Komisi I DPRD Kalteng Apresiasi Kinerja Bank Kalteng

Redaksi Detakborneo