Detakborneo.com
Home » Legislatif » DPRD Kalteng » Pembangunan Harus Menyentuh Kebutuhan Masyarakat

Pembangunan Harus Menyentuh Kebutuhan Masyarakat

Anggota DPRD Kalteng HM Rusdi Gozali melaksanakan reses belum lama ini. Foto : Istimewa

PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) HM Rusdi Gozali mengharapkan agar pembangunan yang dilaksanakan di Kabupaten Kotawaringin Barat, Lamandau dan Sukamara, benar-benar pembangunan yang menyentuh kebutuhan real masyarakat.

Hal itu ia sampaikan, saat menyampaikan hasil reses daerah pemilihan (Dapil) III, yang meliputi tiga kabupaten di wilayah Barat Kalimantan Tengah itu, pada Rapat Paripurna DPRD Kalimantan Tengah beberapa waktu lalu.

Dikatakan, sinergi antarpemerintah sangat penting, agar pembangunan di ketiga wilayah itu dapat berjalan optimal dan menyentuh kebutuhan real masyarakat.

“Pelaksanaan pembangunan harus ditopang koordinasi, sinkronisasi, dan harmonisasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, kecamatan hingga desa, sehingga hasil pembangunan bisa menyentuh kebutuhan real masyarakat,” kata Rusdi.

Ia mengapresiasi perhatian yang telah diberikan pemerintah provinsi dalam membangun infrastruktur, khususnya akses jalan ke wilayah pedalaman.

Menurutnya, konektivitas menjadi kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Transportasi yang lancar akan memudahkan mobilisasi masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa,” ujarnya.

Selain pembangunan fisik, ia juga menyoroti pentingnya dukungan terhadap sektor pertanian dan usaha masyarakat.

Ia mengatakan, sejumlah kelompok usaha tani telah terbentuk dan tinggal menunggu intervensi nyata dari pemangku kebijakan.

“Masyarakat sudah membentuk kelompok usaha tani, tinggal bagaimana pemerintah dan pemangku kepentingan memberi dukungan,” pungkasnya. (red/gh)

Berita terkait

Wakil Ketua III DPRD Kalteng Junaidi Pantau Pembagian Daging Kurban

Redaksi Detakborneo

Ini Aspirasi Masyarakat Desa Netampin ke Pemerintah

Redaksi Detakborneo

Faridawaty Dorong Kartini Kalteng Jadi Agen Perubahan

Redaksi Detakborneo