Detakborneo.com
Home » Legislatif » DPRD Kalteng » Ini Aspirasi Masyarakat Pulang Pisau kepada Pemerintah

Ini Aspirasi Masyarakat Pulang Pisau kepada Pemerintah

Anggota DPRD Kalteng Tomy Irawan Diran mengikuti rapat Paripurna DPRD Kalteng. Foto : Istimewa

PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Tomy Irawan Diran menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Desa Kantan Muara dan Desa Kantan Dalam, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis).

Komitmen tersebut disampaikannya usai melaksanakan kegiatan reses perseorangan di wilayah tersebut, Selasa (8/7/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Tomy menyampaikan, setiap aspirasi yang disampaikan warga akan ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan dan kemampuan anggaran daerah.

Menurutnya, memperjuangkan kebutuhan masyarakat adalah bagian dari tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat.

“Aspirasi yang disampaikan akan saya tindak lanjuti sesuai dengan kewenangan dan anggaran yang tersedia. Ini bagian dari tanggung jawab saya sebagai wakil rakyat,” tegasnya.

Selama kegiatan reses, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi utama. Di antaranya adalah permintaan bantuan beasiswa untuk pelajar kurang mampu, perbaikan infrastruktur jalan yang rusak, serta dorongan untuk menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang dapat meningkatkan ekonomi warga desa.

Tomy juga menekankan pentingnya kehadiran langsung wakil rakyat di tengah masyarakat agar pembangunan yang dilakukan pemerintah benar-benar tepat sasaran.

Ia juga menyebut, keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan adalah kunci keberhasilan pelaksanaan program-program pemerintah.

“Keterlibatan aktif masyarakat sangat penting agar pembangunan yang dijalankan betul-betul menjawab kebutuhan mereka. Saya akan terus memperjuangkan itu,” pungkasnya. (red/gh)

Berita terkait

Pariwisata Kalteng Berpotensi Jadi Kekuatan Ekonomi Baru

Redaksi Detakborneo

Arton: Kalteng Harus Punya Tempat Rehabilitasi Narkoba

Redaksi Detakborneo

Pembangunan Jalan Cempaka Mulia-Kampung Melayu Dianggarkan Rp2,5 Miliar

Redaksi Detakborneo