Detakborneo.com
Home » Legislatif » DPRD Kalteng » Batik Identitas Indonesia yang Harus Dijaga

Batik Identitas Indonesia yang Harus Dijaga

Anggota DPRD Kalteng Faridawaty Darland Atjeh

PALANGKA RAYA – Kalangan DPRD Kalimantan Tengah mengharapkan seluruh masyarakat untuk bersama-sama memelihara dan menjaga batik, sebagai salah satu identitas Indonesia.

Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kalimantan Tengah Faridawaty Darland Atjeh, dalam momentum peringatan Hari Batik Nasional, yang diperingati 2 Oktober setiap tahunya.

“Batik sebagai simbol identitas nasional harus terus dijaga dan dilestarikan. Batik tidak hanya kain bergambar, melainkan karya budaya bangsa yang penuh makna dan nilai sejarah,” kata Faridawaty kepada wartawan, Sabtu (4/10/2025).

Ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mencintai dan memakai batik sebagai bentuk kebanggaan terhadap warisan leluhur.

Dikatakan, batik adalah identitas bangsa, bukan sekadar pakaian, tetapi cerminan nilai-nilai budaya dan sejarah, sehingga sudah menjadi tugas kita bersama untuk melestarikannya.

“Kami mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal Kalimantan Tengah untuk terus berinovasi dalam menciptakan motif batik khas daerah,” ujarnya.

Anggota DPRD Kalimantan Tengah tiga periode itu juga mengatakan, kekayaan budaya lokal seperti motif Dayak bisa menjadi kekuatan ekonomi kreatif yang mendunia.

Ia juga mengatakan, Bumi Tambun Bungai punya kekayaan motif lokal yang luar biasa. Jika dipadukan dengan batik, bisa menjadi kekuatan ekonomi baru yang membanggakan daerah.

“Kami berharap pemerintah daerah terus memberikan dukungan nyata kepada perajin batik lokal, baik dalam bentuk pelatihan, akses pasar maupun pembiayaan,” harap Faridwaty, yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem itu. (red/gh)

Berita terkait

Masyarakat Harus Waspada Terhadap Tawaran Kerja di Luar Negeri

Redaksi Detakborneo

Masyarakat Barut Diminta Jaga Kondusivitas Daerah Jelang PSU

Redaksi Detakborneo

Sugiyarto: Hati-hati Mengelola Dana Revitalisasi Sekolah

Redaksi Detakborneo